KEHADIRAN WOILO DI INDONESIA

KEHADIRAN WOILO DI INDONESIA

Woilo, salah satu aplikasi media sosial di Surabaya, meluncurkan fitur “NFT Woilo” yang memudahkan pengguna membuat NFT. Kurang dari 1 menit. Pengguna Woilo cukup mengunggah konten ke Woilo, seperti mengunggah foto ke media sosial populer, dan Woilo  menangani seluruh proses pembuatan NFT. 

Ke depannya, pengguna Woilo dapat membuat, menjual, dan membeli NFT di Woilo menggunakan mata uang Rupiah. Lebih menarik lagi, Woilo  menampilkan NFT yang dipilih oleh pengguna di pasar NFT  OpenSea yang terkenal untuk diperdagangkan di pasar global.  “Selain fitur NFT yang baru diluncurkan, Woilo juga secara rutin mengadakan event berhadiah uang tunai bagi para penggunanya.

Kehadiran Woilo diharapkan dapat meningkatkan kualitas hiburan dan sumber informasi bagi masyarakat Indonesia melalui inovasi dan terobosan baru seiring dengan perkembangannya zaman, dengan langkah awal berupa penetrasi NFT di Indonesia dan adanya event-event berhadiah uang tunai di platform media sosial.  Aplikasi ini dibuat oleh PT. Karya Digital Indo yang berasal dari Surabaya. Tujuan pembuatannya sendiri adalah menghadirkan menghadirkan pengalaman baru dan inovatif bagi para pengguna internet di Indonesia yang saat ini telah memiliki lebih dari 2 juta pengguna di Indonesia. 

Woilo diciptakan karena tingginya minat masyarakat Indonesia dengan bersosialisasi di dunia maya dan kesadaran bahwa mayoritas aplikasi media sosial yang dipakai adalah produk luar negeri. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur populer seperti  foto, video, berbagi teks,cari teman  dan obrolan.

Ke depannya, pengguna Woilo dapat membuat, menjual, dan membeli NFT di Woilo menggunakan mata uang Rupiah. Lebih menarik lagi, Woilo  menampilkan NFT yang dipilih oleh pengguna di pasar NFT  OpenSea yang terkenal untuk diperdagangkan di pasar global.  “Selain fitur NFT yang baru diperkenalkan, Woilo  secara rutin menyelenggarakan acara berhadiah  bagi pengguna. Lucky Spin adalah acara pengguna paling populer dengan total hadiah jutaan rupiah setiap bulannya,” kata Kevin Ciang, CEO Woilo, dalam sebuah pernyataan. diterima. 

 

Kehadiran Woilo diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber hiburan dan  informasi bagi masyarakat Indonesia melalui inovasi dan terobosan baru, dengan  penetrasi NFT di Indonesia dan hadirnya acara berhadiah  di platform media sosial. Ini adalah permintaan dari PT.  Digital Indo adalah produksi Surabaya. Tujuan penciptaannya adalah untuk memberikan pengalaman baru dan inovatif bagi  pengguna Internet di Indonesia yang saat ini  memiliki lebih dari 2 juta pengguna di Indonesia. 

Woilo didirikan atas minat masyarakat Indonesia untuk bersosialisasi di dunia maya dan kesadaran bahwa sebagian besar aplikasi media sosial yang digunakan adalah produk luar negeri. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur populer seperti  foto, video, berbagi teks, dan obrolan. Platform tersebut memiliki fitur “NFT Woilo” yang memungkinkan  pengguna  mengunggah konten  seperti mengunggah foto ke media sosial populer. Woolo kemudian mengambil alih seluruh proses pembuatan NFT sendiri. Melalui jaringan ini, pengguna Woilo dapat membuat, menjual, dan membeli NFT dalam mata uang Rupiah. Menariknya, Woilo  menampilkan NFT yang dipilih oleh pengguna di pasar NFT  OpenSea yang terkenal untuk diperdagangkan di pasar global.  

Selain fitur NFT yang baru diluncurkan, Woilo juga menyelenggarakan acara hadiah reguler bagi pengguna. Salah satu yang paling menarik adalah Lucky Spin, di mana pengguna dapat berpartisipasi setiap hari dan memenangkan hadiah  hingga Rp100.000 per hari. FYI

Woilo adalah aplikasi media sosial  Indonesia yang berfokus untuk menghadirkan pengalaman baru dan inovatif bagi  pengguna internet  Indonesia.  Woilo saat ini memiliki lebih dari 2 juta pengguna. 

Woilo dilindungi oleh PT. Karya Digital Indo  berasal dari Surabaya dan lahir dari minat masyarakat Indonesia untuk bersosialisasi melalui dunia maya. Sayangnya, masih banyak netizen Indonesia yang menggunakan media asing. Kehadiran Woilo membantu mendekatkan NFT ke masyarakat Indonesia. Menurut Asih Karnangsih, presiden Asosiasi Blockchain Indonesia, orang perlu memahami NFT lebih baik agar  tidak menjadi tren musiman.